Suatu hari Tom mendatangi dokter spesialis kelamin untuk berkonsultasi.
"Dok, saya ada masalah.. Tapi dokter jangan ketawa ya??" kata si Tom.
"Saya tidak akan tertawa. Itu melanggar kode etik saya sebagai dokter." kata sang dokter.
Tom kemudian langsung menurunkan celananya, dan terlihatlah kelaminnya yang berukuran sangat kecil, sebesar penghapus pada pensil 2B.
Melihat itu, sang dokter tak kuasa menahan tawa dan tertawa terbahak - bahak sampai bergulingan di lantai.
Lima menit kemudian si dokter dapat menguasai diri. "Maaf saya tadi kelepasan, tapi saya janji saya tak akan mengulanginya.. Sekarang, katakan keluhan anda.." kata sang dokter.
Dengan wajah begitu sedih, si Tom berkata, " Sudah tiga hari dok.. Bengkaknya ga ilang-ilang..."







